Sunday, October 15, 2017

Cinta buta

[mereka]

Genggam erat tanganku
Saat kasarnya kenyataan
Meragut cinta hati kita
Pinjamkan sedikit habamu
Meredakan kesakitan
Lebih sakit daripada tubuh dihempas ke tanah
Dalam seribu yang mendengar hanya kau satu yang mengerti


Escort Call 15 Oktober 2017




[aku]

Sekalipun tidak dibaca orang banyak, tidak juga mampu aku luahkan kata.

Sungguh cinta dan tanggung jawab buta rupa, bangsa, kad pengenalan.

Aku hanya mampu memanjatkan doa, memohon kekuatan.

Monday, October 9, 2017

Bangkit

Bismillahirahmanirrahim

Sekian lamanya saya tidak menulis.
Kota Belud



Hidup menjanjikan satu misteri. Perjalanan saya ke Mesir, bumi tarbiyah diteruskan ke Kota Kinabalu. Mula berkerja, mengenal erti pahit maung berpijak pada realiti yang kasar. Dibeban dengan tanggung jawab yang besar. Akhirnya fasa housemanship berakhir.

Kini, kehidupan menyaksikan nafas baru saya di bumi Kota Belud. Setelah 8 bulan menjadi MO di Jabatan Bius dan Rawatan Rapi, saya menjejak hospital daerah dengan cabarannya tersendiri.

Saat ini, saya baru melaporkan diri selama seminggu. Terlalu banyak yang perlu dipelajari.

Coretan ini semata pesanan buat diri:

1. Cipta rutin baru
Terlalu banyak yang diabaikan sepanjang 3 tahun yang lalu. Mujur Allah masih memanjangkan usia. Terasa nikmat kasihNya.
Kembalilah menghafaz kalam Allah yang pernah menjadi impian hidup matimu.
Kembalilah menyantuni jiwamu dan manusia sekeliling.

2. Ajar hati untuk positif dan optimis (just like you used to be)

3. Doa
Panjatlah doa dan rintih yang tak pernah putus.

Kembalilah percaya pada mantra, "Bersama, Terasing rasanya sama...selagi Allah ada"

ps: tidak perlu berbahasa-bahasi dengan diri sendiri. tiada yang mustahil dengan adanya Allah

Thursday, June 15, 2017

Dia yang dalam mimpi


Dia yang dalam mimpiku
Sederhana pada mata
Manis pada senyum
Petah pada lidah
Indah pada jiwa dan tingkah

Dia yang dalam mimpiku
Teguh dan sering meneguhkan
Bercinta dengan tinta dan kata

Dia yang dalam mimpiku
Sujud lama
Doanya tekun

Pun begitu dia masih hidup dalam mimpi

......................................................................................

Luka tiba bila kita jauh dari Pencipta
Dia mencipta kita adil saksama
Mungkin pada ketika ini ada yang tidak serupa






Friday, May 26, 2017

Selamat Tinggal 3

Akhirnya, benar air mata pun menitis. 

Pun begitu, Ramadhan yang datang sedikit mengubati rasa.

Biar saya berteduh pada kasih Tuhan yang tak pernah putus. Menyedarkan, menyelamatkan dan meneguhkan.

Kali ini, moga saya dikurniakan ketenangan yang berpanjangan. Keikhlasan.

Selamat tinggal.

Tuesday, May 2, 2017

Selamat Tinggal 2

Bismillahirrahmanirrahim

Semalam saya menjadi sensitif tiba-tiba ketika berbual dengan ibu. Ibu memang suka provok tetapi saya tahu dia tiada niat selain bergurau. Cuma saat tu saya rasa segala kekuatan yang saya bina dan kesedihan yang saya bendung runtuh tiba-tiba. Maka empangan air mata pun pecah.

Kita akan lebih berterus-terang dengan orang yang kita sayang dan percaya. Begitu halnya saya dengan ibu.

Macam tak percaya, tetapi hari demi hari saya makin menghargai bahawa saya seorang introvert yang ada private space yang luas, sensitif dan sangat observant.

Banyak perkara yang saya lakukan opposite of my character.

...............................

Aku lari lagi
Spontan
Kini aku sedar hatiku berdetak lagi seperti dulu
Tak mungkin akan sama lagi
Aku serahkan takdir pada Ilahi
Tak mungkin aku maju ke hadapan
Aku yakin Allah ingin menjagaku
Yang disukai mungkin tidak baik untuk agamaku
Mungkin aku tak mampu menanggungnya kelak

Aku lari lagi
Spontan

...........................................

Setiap hari saya ingin mengucapkan Selamat Tinggal. Melupakan apa yang terjadi. Sebelum air mata menitis lagi.

Moga saya seteguh dulu untuk menyekanya.

Ketika kaki saya melangkah pergi 10 tahun lalu, kasih Allah yang maha luas mengubati dan memenuhi rasa. Moga kali ini saya sekuat itu.

Monday, May 1, 2017

More than exist rant



My previous on call rant, clearly showed I'm in an emotional instability. Initially, decided to delete it. However, I think the feeling of struggle and perseverance should be appreciated. Especially the instability cause by something big for me. At least, transiently.

Well, let's move on. I have a better life and really can't take to linger around the heart-feeling emotional. I get occupied. Nevertheless, it is actually help me to clearly see what I really want in my life. Who do I want to share it with. I may smile and laugh, but my love, you can't really judge!

I'm going to rant on few things.

I realised.

To be more than exist.This phrase really hit me these days. These days I have sort of insomnia. I've been thinking too much.

To be more than exist. More than just pray and hold your ID as a muslim.

Our vision should be shared. Especially when thinking on starting a family. These days I started to be more frank and open up. Age factor may be. I took things seriously actually since my teenage time. It is already in trait.

To be honest, if I were to start a family, I really hope it is just more than exist. More than a father and a mother fell in love and decided to commit to each other. Why I used the words mother and father instead husband and wife, because for me, family is about building up generations. There are principles to uphold but in the same time, this little institution provide the support, love and all strength that you need in turning your vision into reality.

I wish I could share all of this with my partner and little members in the family. I wish to share the 'more than exist' and received back all the strength that I need.

Well, this is how I define, "more then exist" and "blissful sharing".

ps: Thanks. I hope I can be bold and move forward but it seems that I'm running away. :') It's okey dear self. May be for me, it will work in a different path. To Him I submitted myself. Tawakkal ala Allah.

Thursday, April 27, 2017

On Call rant

0830: May be it just me. Been thinking too much.
Ya Allah hold my heart.

1500: His love is beyond anything. He will take care of me, my heart. I'm blessed with sensitive heart, so I can be empathy. It's expensive, it's part of His plan. Hold my heart ya rabb.